Menu

DENPASAR RAIH PENGHARGAAN "SMART CITY 2011"

  • Rabu, 28 September 2011
  • 584x Dilihat
DENPASAR RAIH PENGHARGAAN
Kota Denpasar kembali memperoleh penghargaan tingkat nasional dengan dianugrahkan penghargaan sebagai kota pintar atau "Smart City Award 2011" dari majalah Warta Ekonomi dan Warta eGov tentang kota yang telah mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik. Kepala Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Denpasar Drs. AA Gde Dharma Duaja, ST. Rabu (28/9), mengatakan penghargaan "Smart City Award" ini diserahkan Kapuspen Kemendagri Reydonnyzar Moenek kepada Pemkot Denpasar di Hotel Shangrilla Jakarta pada 22 September 2011. "Dalam ajang tersebut Denpasar meraih empat dari lima penghargaan, yaitu 'Smart Governance', 'Smart Living', Smart Economy dan 'Smart Environment'. Kota Denpasar berhasil menyisihkan 59 peserta lainnya yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia," katanya. Sebagai bagian dari penjurian tersebut, lanjut Dharma Duaja, tim penilai dari Wakil Redaksi Majalah Warta Ekonomi dan Warta eGov melakukan kunjungan ke Denpasar pada Juli lalu untuk melihat seberapa jauh pengimplementasian konsep kota pintar yang berbasis IT. Menurut dia, indikator yang dinilai dan menjadi penentu kemenangan di ajang tersebut di antaranya "Smart Governance", meliputi "Participation in Decision Making" yakni Rencana Strategis TIK, Keterlibatan Publik dalam Pengambilan Keputusan, Sistem Administrasi Kependudukan dengan diterapkannya e-KTP, Sistem Administrasi Perijinan, Partisipasi Warga, dan sistrem Sistem Monitoring Area Publik yang menggunakan CCTV. Kedua, Smart Living meliputi Education Facilities" yakni Penerimaan Murid Baru Online, Sekolah Online, Portal Pariwisata, CCTV Pemantau Lalu Lintas, Traffic Management Center dengan call center save Community, kerja sama antarinstansi terkait eGov, kerja sama dengan swasta terkait eGov, fasilitas wifi gratis di tempat publik. Ketiga, "Smart Environment" meliputi "Sustainable Resource Management" yakni Sistemm Peringatan Dini Bencana/Early Warning System. Dan keempat Smart Economy, dimana Denpasar sudah berhasil membentuk Inkubator Bisnis bagi para pengusaha kecil dan menengah. Disamping itu untuk memasarkan produk pengrajin melalui internet Pemkot Denpasar juga sudah meluncurkan e-Commerce. Penghargaan "Smart City 2011" untuk Denpasar, lanjut dia, membuktikan kesuksesan Pemkot Denpasar dalam pengimplementasian konsep kota pintar yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi. Denpasar dalam pelayanan public mengangkat moto Sewaka Dharma yang berarti melayani adalah kewajiban dan e-Sewaka Dharma untuk pelayanan public yang berbasis IT. "Melalui konsep kota pintar tersebut, Denpasar mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel, Dengan pelayanan publik yang berbasis e-Gov akan mampu meningkatkan daya saing Kota Denpasar di dunia global," ujarnya. (Dw)