SANGGAR TELEMATIKA HADIR DI RTC GATSU
Sebagai wujud dan dukungan kepada kemajuan TIK di Denpasar, Telkom melalui CSR-nya kembali membuka sanggar telematika di RTC Gatsu. Sanggar telematika ini adalah tempat kedua yang diresmikan setelah tahun 2009 di RTC Diponegoro. Telkom yang bekerja sama dengan distributor notebook dan computer serta Aspiluki Bali (asosiasi pengusaha piranti lunak) dan manajemen RTC berupaya memberikan dukungan seluas-luasnya kepada masyarakat bersama Pemerintah Kota Denpasar dalam memajukan pengetahuan/ilmu utamanya teknologi.
Lebih lanjut, Ketua Sanggar Telematika, Ketut Kartika menjelaskan pembentukan sanggar telematika adalah suatu upaya penyediaan tempat belajar gratis untuk komunitas yang berkembang di masyarakat, dimana jika jumlah peserta yang bergabung dalam sanggar telematika ini semakin banyak maka mereka didorong untuk membentuk kelompok belajar mandiri secara swadaya yang pada dasarnya merupakan "sanggar telematika" baru. Selanjutnya sanggar telematika akan memberikan pelatihan dengan metode training of trainers kepada kelompok belajar mandiri tersebut dengan harapan setelah mendapatkan bekal pelatihan maka peserta pelatihan dapat menyebarkannya lagi bagi komunitas di kelompok belajarnya masing-masing.
Adapun fasilitas yang dapat digunakan meliputi 10 unit computer dengan spesifikasi terbaru dan 10 unit notebook dan dukungan koneksi internet yang disupport oleh telkom. Untuk materi pelatihan dalam waktu dekat akan diadakan seminar IT preneurship yang dibuka untuk umum, dan secara regular akan diadakan pelatihan-pelatihan secara free. Sanggar Telematika ini juga dapat dijadikan sebagai tempat pelatihan bersama/workshop dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak pelaksana harian Sanggar. Untuk kegiatan tersebut, masyarakat dapat menghubungi nomer 0361-7810400 sehingaa reservasi/materi pelatihan dapat diketahui lebih awal.
Bersamaan dengan dibukanya Sanggar Telematika RTC Gatsu, Kepala Dinas Kominfo Denpasar menyambut baik dengan dibukanya sanggar telematika ini dan berharap dukungan seperti ini dapat terus diberikan untuk bersama-sama membangun Kota Denpasar sebagai tolak ukur perkembangan TIK di Bali. Kota Denpasar saat ini juga sudah membangun sarana prasarana pembelajaran yang disebut Rumah Pintar di jalan Kamboja. Dan tidak menutup kemungkinan dukungan dari berbagai pihak dapat disalurkan ke Rumah Pintar. (piko)