Dalam rangka meningkatkan fungsi teknologi dan informasi bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Bangka, pada Kamis (13/11) DPRD Kabupaten Bangka berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Denpasar yang diterima oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Denpasar I Dewa Made Agung SE, MSi dan didampingi Sekretaris I Ketut Sumerta, SE beserta staf di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.
Kabupaten Bangka merupakan salah satu daerah tingkat II dari provinsi kepulauan Bangka Belitung. Kabupaten yang terkenal dengan tambang timahnya dan perkebunan lada putih ini sedang mengembangkan teknologi dan informasinya guna menambah kunjungan para wisatawan agar berkunjung ke Kabupaten Bangka. Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bangka H Hendra Yunus, dan anggota lainnya. Tujuan dari kedatangan para anggota DPRD ini untuk menjalin silaturahmi sekaligus study banding agar bisa sama-sama belajar tentang permasalahan teknologi sebagai penunjang pariwisata.
“Perkembangan teknologi dan informasi harus juga dibarengi dengan perkembangan infrastruktur yang memadai, seperti halnya menara telekomunikasi. Karena saat ini hampir semua orang tidak bisa terlepas dari gadgetnya, bahkan saat mereka berwisata sekalipun, ujar I Dewa Made Agung. Salah satu faktor pendukung pariwisata adalah berkembangnya situs-situs jejaring sosial yang sekarang menjadi trend, seseorang lebih cepat memposting sesuatu di media jejaring sosial dari pada menunggu berita di TV ataupun media cetak. Jadi media jejaring sosial pun bisa dipergunakan sebagai tempat promosi pariwisata selain dengan melakukan pameran, imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Made Agung juga memaparkan, internet mempunyai sisi baik dan buruknya, jadi kita harus berhati-hati menggunakan internet. Contoh saja seperti seorang artis international sedang berlibur di Bali namun hanya sedikit yang tahu, tapi saat sang artis mengunggah fotonya di media sosial twitter dan mengatakan sedang berlibur di Bali sehingga para followernya pun mengetahuinya, hal ini bisa berpengaruh positif bagi pariwisata di Bali dan secara tidak langsung artis tersebut mempromosikan tentang tempat yang dikunjunginya. Namun tidak semua orang mempunyai niat yang baik, dengan menyebarkan berita bohong (hoax) pun menjadi cepat tersebar di internet, padahal belum tentu kebenarannya. (gsd)
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025