BADAN KOMINFO BATAM KUNJUNGI PEMKOT DENPASAR
Tukar menukar informasi merupakan hal yang sangat penting karena dapat saling melengkapi kekurangan yang ada, apalagi informasi masalah kependudukan merupakan masalah yang sangat penting dan mendesak karena berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat tukar menukar informasi kependudukan dengan Badan Kominfo Batam, sehubungan dengan sudah diterapkanya sistem kependudukan siak di Kotas Denpasar oleh Kepela Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar Drs. I Nyoman Aryana, MSI di Dinas setempat, Kamis (1/3).
Menurut Aryana, Kota Denpasar sebagai pusat pemerintahan Propinsi Bali, dengan adanya kantor-kantor dan kegiatan lainnya mobilitas kependudukanya sangat tinggi, menurut data yang ada kalau siang hari penduduk Kota Denpasar sebanyak 800.000 orang, untuk malam harinya penduduk sebanyak 600.000 orang, sedangkan penduduk yang terdata sebanyak 488.000 orang. Dengan jumlah penduduk sebesar itu, sedangkan luas wilayah Kota Denpasar relatif sempit tidak menutup kemungkinan adanya tindak fatologi yang berlebihan.
Menuju tertib kependudukan, Kota Denpasar sudah menerapkan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) sesuai dengan yang diarahkan dari pusat, untuk suksesnya kegiatan tersebut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar bekerja sama dengan Desa Adat sewilayah Kota Denpasar. Dengan sistem ini tenggang waktu yang dibutuhkan untuk mengurus kartu KK atau mencari KTP tidak berlama-lama hanya sekitar 15 menit sudah selesai.
Selanjutnya tamu dari Badan Kominfo Batam yang berjumlah 7 orang dipimpin Kepala Seksi Input Data, Dra. Hasnizar menyampaikan, kehadiranya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar untuk mencari masukan, karena di Kota Batam akan segera diberlakukan SIAK Plus. Dan selanjutnya setelah acara tatap muka dilanjutkan dengan kunjungan kebeberapa ruangan tempat pelaksanaan pelayanan kependudukan, seperti pembuatan kartu KK, pembuatan KTP dan keruangan data dinas setempat. (admin).