Menu

DENPASAR IKUTI PAMERAN RE-INVENTING GOVERNMENT IN ASIA

  • Kamis, 15 November 2007
  • 970x Dilihat
Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai langkah menuju pemerintah yang transparan dan akuntable. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui aplikasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Langkah-langkah menuju good governance dan good government ini mendapat apresiasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) dengan mengundang Kota Denpasar sebagai salah satu peserta pameran dalam Forum Regional Reinventing Government di Asia yang berlangsung 14 – 16 Nopember di Hotel Borobudur Jakarta. Konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa bekerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN) ini dihadiri 22 negara Asia. Forum regional ini merupakan program PBB untuk mendorong penerapan kepemerintahan yang baik, good governance dan good government. Dalam acara tersebut Pemerintah Kota Denpasar berkesempatan menunjukkan berbagai program yang telah dilaksanakan sehubungan dengan e-government, seperti pelayanan perijinan yang digunakan untuk mempermudah pengurusan berbagai perijinan dengan pelayanan satu atap dengan biaya dan waktu yang disampaikan dengan jelas dan transparan. Kemudia website kota denpasar yang menampilkan berbagai informasi pemerintah, situs e-commerce yang merupakan situs perdagangan, cyberschool yang dinamakan e-Sewaka (Pelayanan Elektronik Masyarakat). Wakil Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, SE M.Si menyatakan rasa gembira bisa berpartisipasi dalam forum regional yang mendiskusikan upaya-upaya terbaik yang dilakukan pemerintah di berbagai wilayah. “Melalui forum ini kita bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman dengan berbagai negara dunia tentang inovasi dan upaya-upaya menuju pemerintah yang transparan dan akuntabel,” tegas Wawali Rai D Mantra. Melalui forum ini berbagai inovasi dan best practice tentang transparansi dan akuntablitias administrasi pemerintahan menjadi bahan diskusi antar peserta. Kota Denpasar menjadi peserta pameran bersama dengan 8 kota lainnya yang dinilai Kementerian PAN telah menunjukkan upaya dan langkah menuju good governace dan good government. Pameran berlangsung selama 2 hari dan dikunjungi delegasi berbagai negara. Stand pameran Pemkot Denpasar banyak dikunjungi peserta, salah satunya delegasi Thailand Thipparat Noppaladarum yang mengaku kagum dengan pelayanan publik yang dilaksanakan. “Apalagi Bali sebagai salah satu daerah tujuan wisata favorit dunia sama seperti negara saya,” ujarnya. Menteri PAN Taufik Effendi usai pembukaan forum regional mengatakan bahwa melalui forum ini bisa membangun kepercayaan dan persepsi dunia bahwa Indonesia telah melakukan berbagai dalam mewujudkan good governance dan good government. “Salah satunya melalui upaya-upaya pemerintah melakukan pemberantasan korupsi dan peningkatan pelayanan publik,” jelas Menteri Taufik Effendi. Forum ini juga dapat menjadi ajang pembelajaran bagi Indonesia, khususnya daerah-daerah yang menjadi peserta tentang best practice negara lain. Wawali Rai D Mantra menambahkan bahwa penerapan aplikasi TIK Pemkot Denpasar dalam berbagai bidang kehidupan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas pemerintah. “Sebab TIK tidak dapat dibohongi dan semua orang bisa mengaksesnya,” jelas Wawali Rai D Mantra. PBB melalui badan UNDESA (United Nation Department ofEconomic and Social Affairs) dan UNGC (United Nation Governance Centre) mendorong negara-negara Asia untuk menuju good governance dan good government. Melalui good governance dan good government, PBB berkomitmen membantu peningkatan kapasitas pelayanan birokrasi, terutama untuk pengurangan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan perbaikan standar hidup masyarakat.