Menu

Dinas Kominfo dan Radio Publik Kota Denpasar Berbagi Kasih Ke Yayasan Sayangi Bali

  • Kamis, 10 Desember 2015
  • 1209x Dilihat

Memperingati Hut Ke-13 Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) 92.6 FM berbagai kegiatan digelar dari kegiatan olahraga, hiburan dan perlombaan. Sebagai penyiaran publik lokal Kota Denpasar yang memberikan berbagai informasi lalulintas dan program pembangunan Pemerintah Kota Denpasar dengan peran sosialisasi dan kemanfaatan kepada masyarakat terus dilakukan. Tentu dalam momentum peringatan Hut Tahun ini, RPKD 92.6 FM ikut serta dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kota Denpasar khususnya berperan aktif dalam kegiatan sosial di Kota Denpasar. Pada Jumat (11/12) kegiatan sosial dilaksanakan RPKD FM dengan melibatkan seluruh staf yang berbagi kasih dengan bayi-bayi terlantar di Yayasan Sayangi Bali.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Denpasar, I Dewa Made Agung didampingi Kepala UPT. Penyiaran Publik Lokal Kota Denpasr Cokorda Istri Sri Kristina Dewi mengatakan Peran Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) 92.6 FM dalam memberikan berbagai informasi mulai dari info lalulintas, pembangunan, pariwisata budaya, pendidikan, kebencanaan dan kegawatdaruratan serta hiburan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai program pelayanan informasi tak terlepas dari tugas dan fungsi RPKD 92.6 FM yang kembali diperkenalkan pada puncak peringatan Hut Ke-13 RPKD 92.6 FM. Kegiatan sosial menjadi salah satu pendekatan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagi kasih kepada anak-anak di Yayasan Sayangi Bali. Dipilihnya yayasan yang dipimpin Dewa Putu Wirata membantu merawat bayi-bayi terlantar yang ditinggalkan oleh orang tuanya hingga mendapatkan orang tua angkat yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu yayasan ini juga memberikan konseling gratis untuk ibu hamil yang belum siap dengan kehamilannya, serta menyalurkan bantuan untuk anak-anak penyandang disabilitas dan kurang mampu. "Kami hadir di Yayasan Sayangi Bali ingin berbagai bersama dalam kegiatan sosial berbagai kasih dengan 5 orang anak yang saat ini dirawat oleh 7 orang pengasuh di Yayasan Sayangi Bali," ujar Dewa Made Agung. Dalam kesempatan ini RPKD menyerahkan bantuan berupa uang tunai, susu formula dan perlengkapan bayi lainnya. Disamping itu Dewa Made Agung juga menjelaskan RPKD FM resmi mengudara pada tanggal 21 Oktober 2002 sebagai media komunikasi dan sosialisasi Pemkot Denpasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada warganya. Mulai sejak tahun 2009 RPKD telah berbentuk menjadi Unit Pelayanan Teknis Penyiaran Publik Lokal dibawah Dinas Komunikasi dan Informatika sampai saat ini. RPKD FM hadir bukan sebagai pesaing media yang ada, melainkan dengan tujuan dan fungsi untuk memberikan pelayanan. Info lalulintas menjadi fokus utama dan prioritas program RPKD yang  diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat pengguna jalan saat berkendaraan di seputaran Kota Denpasar. (pur)