Setelah berhasil melakukan kerjasama dengan Universitas Udayana (UNUD) membuat projek Tamiang yaitu Keyboard Menggunakan Aksara Bali, Kominfo Denpasar kembali bekerjasama dengan Fakultas Teknik Informatika Unud dengan mengembangkan media web berbahasa Bali. Oleh karena itu Dekan Fakultas Teknik Informatika Unud Dharma Putra mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Denpasar I Dewa Made Agung di ruangan Kepala Dinas Kominfo pada hari senin (12/1).
Keinginan dari Kepala Dinas Kominfo adalah membuat media elektronik berbasis website seperti media cetak yang biasanya terbit pada hari minggu dimana terdapat menu Bahasa Bali seperti cerita, sesenggakan, pupuh dan sebagainya. “Kita mendorong penggunaan Bahasa Bali agar Bahasa bali tidak dilupakan oleh generasi muda, “ ujar Dewa made Agung. Selain membantu siswa sekolah mendapatkan informasi terkait Bahasa Bali dan membantu pemula belajar Bahasa Bali. Banyak hal yang menyebabkan kenapa generasi muda mulai “meninggalkan” Bahasa Bali, adalah salah satu karena dampak dari para orang tua yang tidak memiliki waktu untuk mesatua pada anak-anaknya. Karena kesibukan dari para orang tua. Dengan perkembangan teknologi informasi sekarang, Dinas Kominfo meminta agar ada juga versi mobile karena jaman sekarang dari orang tua hingga remaja sudah menggunakan Smart Phone.
“Web yang akan dibangun bukan hanya translator Bahasa Bali tetapi juga menampilkan informasi terkait Bahasa Bali. Web ini akan menjadi satu-satunya website terlengkap terkait Bahasa Bali,” ungkap Dharma Putra. Web yang dikembangkan adalah web dinamis yaitu web yang menterjemahkan huruf latin ke Aksara Bali. Menurut Dharma Putra, UNUD Fakultas Teknik Informatika sangat konsen mengembangkan produk TIK berbasis budaya lokal seperti Aplikasi Text to string, Animasi cerita rakyat Bali dan Game berbasis mobile Android .Untuk animasi cerita rakyat, tim UNUD telah menyelesaikan 11 film berbahasa Bali seperti siap selem, lubdaka, jaratkaru dan lain-lainya. Game pada Aplikasi Mobile juga dikembangkan seperti membuat lawar dan membuat canang sari. Ada juga aplikasi yang akan mengirimkan sms seperti ucapan Galungan menggunakan Aksara Bali. "Sangat jarang ada pemerintah yang mau peduli dengan budaya lokal seperti Bahasa Bali. Kami sangat berharap Pemkot Denpasar dapat melestarikan Bahasa Bali," tambah Dharma Putra.
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025