Menu

INTERNET KENCANG MEMBUAT RUMAH PINTAR “DISERBU” PENGUNJUNG

  • Jumat, 16 Oktober 2015
  • 2688x Dilihat

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, kini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan internet, kita dapat mengakses segala informasi yang ada, salah satu cara yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi masalah ini adalah dengan membangun Rumah Pintar. Rumah Pintar berada di bawah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar. Rumah Pintar teletak di Jalan Kamboja No. 4 Denpasar dan mulai beroprasi dari jam 08:00 s/d 18:00 Wita.

Rumah Pintar Kota Denpasar diresmikan pada 12 Februari 2010. Pada saat itu, Rumah Pintar belum memilki fasilitas seperti sekarang. “Komputer, laptop dan ruangan belum tersedia. Kerasnya angin, udara yang panas dan leletnya wifi membuat masyarakat tidak nyaman” tutur Drs. I Made Suena, M.Pd selaku Kepala UPT Rumah Pintar sembari mengingat masa lalu. Bangunan yang memiliki luas 357.5 m² ini terdiri dari 3 lantai dan 5 ruangan dengan fasilitas yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Lantai 1 terdiri kedai baca dan Smart Digital Launge. Kedai Baca berdiri pada tanggal 8 Mei 2015 dengan fasilitas 2 buah LCD TV, koneksi internet up to 1 MB, dan tersedianya cafetaria. Fasilitas kedai baca dapat dimanfatkan setiap hari pukul 10:00 s/d 20:00 Wita.  Sedangakan Smart Digital Launge dibangun dengan kerjasama dari UPT. Rumah Pintar dan PT. Telekomuniasi Indonesia, Tbk.

Di lantai 2 terdapat ruang perpustakaan, ruang perpustakaan ini tidak hanya di gunakan untuk membaca tetapi sering juga digunakan para pengunjung untuk berdiskusi kelompok dan sebagai tempat untuk melakukan kunjungan kerja. Ruang multimedia terletak di lantai 3. Dengan kapasitas 100 orang dan dilengkapi fasilitas AC, PC, LCD Proyektor, LCD TV, sound sistem membuat ruangan ini sering dipergunakan untuk melakukan seminar dan pelatihan.

Tidak hanya fasilitas komputer dan laptop, tapi Rumah Pintar juga di lengkapi dengan free wifi dan jika menggunakan ID card Rumah Pintar pengunjung mendapatkan minuman gratis. Setiap hari nya pengunjung yang datang bisa mencapai 250 orang kebanyakan orang yang datang dari kalangan pelajar dan masyarakat umum. Pada jam 12.00 Wita pengunjug memadati Rumah Pintar. Rumah Pintar juga sering digunakan untuk mengadakan lomba-lomba budaya, seperti Lomba Mejejaitan, Lomba Ajeg Bali, Lomba Design Endek dan lain-lain.

“Rumah Pintar itu internetnya sudah bagus, tapi masih perlu peningkatan fasilitas dalam hal ruangan” menurut Diah Karang salah satu pengunjung Rumah Pintar. (ccc)