Untuk diskusi terbuka dan soialisasi Kota Denpasar sebagai calon lokasi pemilihan 5 pusat industri berbasis TIK, Kementerian Kominfo memberikan wacana kepada Dinas Kominfo Denpasar. Kemenkominfo melakukan kunjungan ke Dinas Kominfo Kota Denpasar (20/11). Dalam kunjungan tersebut, Direktur Pemerdayaan Industri Informatika Edi Murdimandi dampingi Tim Pengembangan Pusat Industri berbasis TIK, diterima oleh Kepala Dinas Kominfo I Dewa Made Agung di Gedung Sewaka Dharma Aula Madya Lantai II.
Setelah menyatakan sebagai kota animasi, Kota Denpasar menjadi salah satu wilayah yang ditentukan sebagai calon lokasi pemilihan 5 pusat industri berbasis TIK. Pasar kelas menengah Indonesia saat ini sedang mencari dan siap menerima “the next big thing”terutama di area e-commerce, OTT, gaming, dan konten digital yang lainnya. ”Peluang pasar sangat besar disini” kata Edi Murdiman selakuDirektur Pemerdayaan Industri Informatika. Saat ini bayak Venture Capital yang aktif mencari perusahaan yang bagus untuk sasaran investasi mereka. Kebanyakan VC ini adalah perusahaan asing (misalnya Jepang, Singapura, China, dan Amerika Serikat) tetapi memiliki alokasi dana tertentu untuk beroperasi dan berinvestasi di Indonesia.
Infrastruktur pita lebar, sebagai salah satu kunci berhasilnya startup berbasis teknologi dirasakan sudah membaik. Di kota-kota besar di Indonesia, akses ke internet bisa dinikmati oleh hampir semua orang, baik melalui jaringan selular maupun melalui jaringan fixed broadband.
Sasaran umum pengembangan pusat industri teknologi informasi antara lain pengembangan teknologi berbentuk produk dan jasa yang dapat dipasarkan, memberi stimulasi baru pembentukan usaha baru berbasis teknologi informasi dan pengembangan usaha yang sudah ada. Kedepannya Denpasar akan membangun Technopark yang bertempat di BCIC (Bali Creative Industry Center) yang bertempat di Tohpati. Technopark ini akan dibagi menjadi tiga untuk UMKM yaitu untuk handicraft, software, dan animasi. Lalu Technopark akan menampung hasil karya yang dihasilkan oleh UMKM dan mempromosikannya.
Dengan demikian diharapkan industri dalam negeri Indonesia tidak hanya menjadi pasar, melainkan bisa menjadi produsen.(ccc)
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025