Menu

Kominfos Denpasar Menghadiri Upacara Petinget Rahina Tumpek Uye

  • Sabtu, 27 Agustus 2022
  • 212x Dilihat

Dalam rangka memperingati Hari Suci Tumpek Uye, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan acara persembahyangan bersama yang bertempat di Pura Agung Jagatnatha, yang dipuput oleh Ida Peranda Gede Oka Keniten dari Griya Braban. Sabtu (27/8).
Upakara dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, TNI/Polri, para Kadis beserta jajaran terkait, serta Majelis Desa Adat Kota Denpasar.
Persembahyangan kali ini dirangkaikan dengan kegiatan pemberian Eco enzim pada ikan, pelepasan burung, serta meninjau pemberian vaksin pada anjing.

Cok Wisnu Wardana selaku Ketua Forum Penyuluh Lapangan Agama Hindu Kota Denpasar menjelaskan, adapun makna dari Tumpek Uye itu sendiri sesuai dengan isi dari lontar Sundari Gama, bahwa perayaan Tumpek Uye ditujukan kepada Sang Hyang Rare Angon yang merupakan manifestasi dari Dewa Ciwa yang menguasai sarwa wewalungan, atau binatang, atau sarwa prani yang lebih dikenal dengan nama Tumpek Kandang.
Dengan adanya upakara Tumpek Uye, mengingatkan kepada manusia untuk meningkatkan rasa kasih sayang, kesadaran, dan pengendalian diri. Dimana ada pengakuan dari manusia, bahwa hidup manusia sangat tergantung pada binatang, baik untuk asupan gizi, mata pencaharian, dan juga membantu kegiatan manusia sehingga kehidupan manusia menjadi lebih mudah.
Cok wisnu wardana menambahkan bahwa sesungguhnya manusia itu adalah bagian dari wewalungan, karena sifat - sifat binatang itu ada pada diri manusia seperti suka bertengkar, dan penuh nafsu. Dengan memuja Rare Angon diharapkan kita mampu mengendalikan diri karena dikahyangin, dijiwai, dan disemangati oleh sifat Rare Angon itu sendiri, sehingga muncul kesadaran untuk bagaimana kita berlaku lebih baik di kehidupan sehari - hari.(GP)