Menu

KUNJUNGAN TIM PENILAI SMART CITIES AWARD 2011

  • Rabu, 22 Juni 2011
  • 644x Dilihat
Warta Ekonomi dan Warta eGov untuk pertama kalinya menyelenggarakan penghargaan Smart Cities Award 2011. Sebuah penghargaan yang ditujukan kepada kabupaten/kota yang telah mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tatanan pemerintahannya sehingga menciptakan kota yang pintar. Penilaian dilakukan terhadap lebih dari seratus pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia. Pemerintah Kota Denpasar termasuk tiga belas daerah yang mendapat penilaian kunjungan secara langsung. Tim penilai berjumlah dua orang yaitu Chandra Yulistia, CISA dan Latifah Budi. Penilaian terhadap e-Government Kota Denpasar dilakukan dengan mengunjungi beberapa instansi terkait pelayanan publik, didampingi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. I Nyoman Nada, M.Si, Rabu (22/6). Kunjungan diawali dari Dinas Kominfo dengan melakukan wawancara mengenai perkembangan e-Government di Kota Denpasar. Dinas Perijinan pun menjadi tujuan selanjutnya, inovasi di bidang pelayanan perijinan mempermudah masyarakat dalam mengurus ijin secara tepat waktu dan transparan. Begitu pula untuk pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang menerapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan e-KTP. Pemerintah Kota Denpasar dalam pelayanan publik mengangkat moto "Sewaka Dharma" yang berarti "Melayani adalah Kewajiban" dan "e-Sewaka Dharma" untuk "Pelayanan Publik yang berbasiskan TIK". Selanjutnya tim penilai mengunjungi Radio Pemerintah Kota Denpasar (RPKD) 91,45 FM dan Call Center Save Community yang dilengkapi dengan monitoring CCTV untuk memantau arus lalu lintas di Kota Denpasar. Masyarakat pun bisa menelepon Call Center dengan nomor 0361-223333 untuk pengaduan bencana alam, kecelakaan maupun keluhan dan saran. Kunjungan terakhir pun berlabuh pada Inkubator Bisnis (Inbis) di Pasar Kumbasari lantai 5, tim penilai tampak antusias dan interest terhadap perkembangan e-Commerce di Kota Denpasar dan membandingkan dengan daerah lain yang belum ada memiliki e-Commerce selengkap ini. Inbis dilengkapi dengan sarana untuk pelatihan TIK bagi para pengerajin untuk mempromasikan produk mereka secara online. Terbatasnya waktu menyebabkan tidak semua inovasi pelayanan publik yang ada di Pemerintah Kota Denpasar dapat dikunjungi tim penilai. Beberapa diantaranya pelayanan publik yang ada di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial yaitu Bursa Kerja Online, Pembuatan Kartu Kuning dan SMS Broadcast untuk menyebarkan informasi lowongan kepada pencari kerja yang telah terdaftar. Pelelangan online melalui sistem e-Procurement yang dikelola oleh Bagian Program Pembangunan. Cyberschool yang dikelola oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga pun ikut terlewatkan serta beberapa inovasi lainnya. Dengan adanya Smart Cities Award 2011 ini diharapkan dapat meningkatkan semangat Pemerintah Kota Denpasar untuk selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, sesuai dengan slogan dari Bapak Walikota Denpasar, I.B Rai D Mantra, SE, MSi ”Kami Belum Sempurna Dan Tetap Berupaya”. (Ayu)