Pargelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival kembali diselengarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Denpasar. Dimana DTIK Festival ini merupakan yang ke tiga kalinya di selenggarakan sebagai Pra Event dari acara Denpasar Festival 2015 mendatang. Dalam kegiatan ini di hadiri dan di buka langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya yang di tandai dengan penekanan tombol sebagai tanda launching Kota Denpasar menuju Kota Animasi, Kamis (30/7) di Kawasan Taman Kota Lumintang. Yang di saksikan langsung oleh DPRD Kota Denpasar I Gst Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Direktur Bisnis Non Kredit BPD Bali Ny. Suryaningsih, Kadis Kominfo Kota Denpasar I Dewa Made Agung beserta seluruh Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Sebelum DTIK Festival ini di buka, Walikota Rai Mantra secara satu-persatu menyempatkan diri meninjau stand-stand pameran teknologi dan melihat teknologi baru apa saja yang sudah bisa di buat generasi muda Denpasar.
DTIK Festival ke tiga ini bukan hanya sekedar festival yang kita rayakan semata, melainkan bisa di lihat para generasi muda yang ikut dalam festival ini secara terus menerus berinofasi mengerjakan sesuatu dan sudah sejauh mana kemajuan-kemajuan yang bisa mereka kerjakan. "Ini merupakan sesuatu yang luar biasa dari para generasi muda ini, bisa dilihat dari apa yang sudah mereka kerjakan seperi membuat games, animasi, robot dan teknologi lainya", demikian di sampaikan Walikota Rai Mantra dalam sambutan beliau. Dimana animasi merupakan salah satu komponen ekonomi kreatif yang harus terus di dorong, dengan harapan para generasi muda ini bisa menjadi technopreneur yang bergerak menjadi wirausaha di dalam teknologi itu sendiri. Tidak hanya bisa membuat animasi saja, akan tetapi generasi muda ini juga harus bisa menjual karya mereka. Oleh sebab itu di butuhkan sebuah industri berpengalaman sebagai perantara para creator muda ini untuk menjadi seorang technopreneurship dan industri untuk Kota Denpasar ini sudah ada sekarang. Dimana salah industri besar di ASIA Tengara tepanya di Batam sudah banyak mempekerjakan tenaga IT dari Denpasar, "disana tenaga IT dari Denpasar sudah di yakini berkompeten, sebab IT dan animasi ini memerlukan teknologi dan seni. Oleh sebab itu industry besar di Batam itu sudah membuat cabang industrinya di Bali, dimana industri ini nantinya akan mensuplai pekerja ke Kartoon Network sebuah perusahan animasi terbesar di Dunia, dan disana 43 persen produknya hasil orang-orang Indonesia", ungkap Rai Mantra.
Lebih lanjut di katakan, industri studio animasi ini harus terus di dorong untuk menumbuhkan industri animasi kreatif di Kota Denpasar. Sehingga Denpasar memiliki lagi satu industri handalan yang membuka kesempatan dan peluang kerja bagi generasi muda, "supaya tagline Denpasar Kreatif yang merupakan tantangan ini bisa kita jawab, meskipun Kota Animasi ini baru kita mulai saat ini di DTIK Festival ke tiga ini dan diharapkan pasti akan berkembang kedepannya karena semua ini sudah kita miliki semuanya" ujar Rai Mantra.
Sementara Kadis Kominfo Kota Denpasar I Dewa Made Agung mengatakan, DTIK Festival 2015 ini mengusung tema "Be Smart" dengan harapan akan terciptanya penguna-penguna teknologi yang menjadi semakin cerdas. Dimana "Be Smart" diharapkan mampu menciptakan "Smart People" yakni orang-orang yang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu menghantarakan Kota Denpasar menuju "Smart City" yaitu Kota yang Cerdas dalam penggunaan teknologi. Ditambahkannya, pergelaran DTIK Festival 2015 ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 30 Juli sampai dengan 2 Agustus 2015 dan menargetkan 5000 orang pengunjung dari berbagai kalangan memadati festival. Dimana acara yang di selenggarakan dalam kegiatan ini berupa Pameran Produk-praduk IT, Hiburan Music, Kuliner dan Food Truck, Workshop dan Seminar serta hiburan lainya
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025