Senin sore itu (29/12) tampak Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung tampak penuh dengan kehadiran para siswa SD dengan memekai pakaian olah raga dari sekolah mereka masing-masing. Mereka berkumpul untuk bersama-sama mengikuti senam Olah Karakter (OK) serangkaian dengan Denpasar Festival ke 7. Senam yang mengajak anak-anak untuk berperilaku hidup bersih, jauhi narkoba dan anti korupsi ini sempat dilombakan sewaktu DTIK Festival yang merupakan praevent Denpasar Festival. Senam ini disambut baik Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dinas Pendidikan dan Olah Raga yang memberikan pembinaan kepada 1000 siswa SD di Kota Denpasar.
Senam yang digagas oleh Rah Tut XXX bersama seniman tari Adi Siput ini merupakan ide awala dari Rah Tut berkaitan dengan seminar KPK yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Senam ini nantinya dapat menciptakan gerak olahraga yang ceria dan menyehatkan serta sarat dengan pesan-pesan positif dalam merubah karakter. Selain gerak yang ceria dan sambil bernyanyi dengan lirik lagu yang memberikan pesan jangan buang sampah sembarangan, ingat selalu jujur, tidak korupsi dan jauhi narkoba. Pendidikan moral harus dibina dari awal karena merupakan pondasi agar tercipta karakter bangsa yang jujur, bersih dan bermental baik.
"Olahraga ini dilakukan dengan kegembiraan dan kata-kata yang melekat serta diharapkan mampu merubah karakter, mengingat tantangan masyarakat saat ini terkait masalah kebersihan, narkoba, dan korupsi," ujar Walikota Rai Mantra saat menyaksikan acara tersebut. Lebih lanjut Walikota Rai Mantra juga menjelaskan masalah karakter yang menyangkut masalah revolusi mental tidak cukup dengan masalah law enforcement tetapi mampu dikaitkan dengan Capacity Building sejak dini. Sehingga senam ini nantinya diwajibkan kepada sekolah-sekolah untuk membina anak-anak SD agar dapat melakukan senam OK. Menurut Rai Mantra karakter sebagai suatu outcome dengan pembentukan karakter melalui ingatan, perilaku dan kata-kata, sehingga Capacity Building ini harus dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan. Anak-anak nantinya dapat terus melihat, dan berprilaku yang baik, sehingga diharapkan melalui olah gerak senam OK ini mampu merubah karakter anak-anak sejak dini. Hal ini juga berkaitan dengan Kota Layak Anak di Kota Denpasar tidak saja memenuhi sarana dan prasarana saja, namun karakter juga harus disiapkan sejak dini mulai dari masalah narkoba, kebersihan dan korupsi. "Masalah narkoba, korupsi dan membuang sampah sembarang merupakan perilaku yang tidak baik, sehingga diingatkan melalui senam yang diikuti dengan lirik lagu, untuk jauhi narkoba, jaga terus kebersihan, dan anti korupsi," ujar Walikota Rai Mantra.
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025