Menu

Sangkep Game Dev Bali

  • Kamis, 12 November 2015
  • 1457x Dilihat

Dengan adanya teknologi sekarang ini orang-orang sudah dimudahkan melakukan aktifitas secara instant dan cepat. Dengan adanya smartphone orang sudah bisa melakukan pekerjaan layaknya komputer, seperti membuat berita,berhitung, membuat catatan, ataupun bermain game.

Mendengar kata game, kata yang tidak asing itu sering digunakan untuk sarana bermain dan menghilangkan rasa bosan. Tidak asing untuk kaum anak-anak, remaja dan bahkan orang dewasa sekalipun, game tidak hanya identik dengan kekerasan ataupun yang bersifat negatif. Banyak game-game yang mengedukasi buat anak-anak ataupun remaja serta orang dewasa.

Hal inilah yang ditonjolkan oleh remaja-remaja Bali khususnya Denpasar, dengan adanya komunitas Game Dev Bali diharapkan remaja saat ini sudah melek dengan perkembangan zaman. Tidak hanya bermain game yang negatif tapi bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi semua orang.

Game Dev Bali selalu melakukan “sangkep” atau berkumpul bersama di Digital Lounge (Bali Creative Industry Center) yang terletak di Jalan Tohpati , Kumpul. co (Rumah Sanur , Jalan Danau Poso  no 51A  sanur) dan di STMIK Primakara yang terlekat di jalan Tukad Badung no 135 Denpasar “ kita biasanya kumpul disana, kalau lagi bosan bisa berpindah-pindah tempat sambil ganti suasana” kata Gusti Putu Aditya P selaku wakil ketua Game Dev Bali.

Menurut Gusti Putu Aditya P tujuan dari “sangkep” ini adalah  memajukan ekosistem developer game yang ada di Bali, caranya dengan mengedukasi, saling sharing dan seminar kecil untuk berbagi ilmu dari sesama penggiat industri game. Jadi Bali juga nantinya diperhitungkan sebagai pulau dengan ekosistem industri game yang subur dan bisa melirik event-event skala nasional ataupun internasional. Agar nantinya membuat investor asing mempertimbangkan game developer yang ada di Bali. Biar kita gak kalah saing dari segi kuantitas dan kualitas karena daerah lain sudah mulai jauh lebih dulu.

Kebanyakan game yang telah dibuat adalah game quiz, edukasi budaya dan action. Dari segi kualitas game developer Bali tidak kalah saing terbukti Toel Studio dan Miracle Gates sudah sampai keluar Bali.  Miracle Gates juga pernah menjadi delegasi perlindungan hewan tentang jalak Bali yang menjadi ikon pulau Bali.(ccc)