Literasi Digital telah menjadi program strategis nasional sesuai sesuai arahan Presiden tahun 2021. "Oleh karenanya perlu disebarluaskan secara masif dan Dinas Kominfos Kota Denpasar siap bersinergi dengan komunitas maupun organisasi yang menyelenggarakan Literasi Digital," jelas Kepala Dinas Kominfos Kota Denpasar Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta, S.STP, M.Si di sela-sewa Webinar RTIKberkresi Rabu (20/04) pagi. Karena pemerintah telah mentargetkan 50 juta masyarakat Indonesia memiliki Literasi Digital sampai tahun 2024. "Target ini akan bisa dicapai jika semua pihak menggunakan spirit vasudewa kutumbhakam, bekerja bersama-sama berkolaborasi," tegas Kadis Gus Alit sapaan akrabnya. Menurutnya literasi digital perlu terus menerus dilaksanakan agar bisa mengoptimalkan manfaat kemajuan teknologi digital serta meminimalkan dampak negatifnya.
Ketua TP PKK Kota Denpasar A.A. Sagung Antarai Jaya Negara dalam sambutan pembukaan Webinar menyatakan bahwa orangtua masa kini perlu memberikan pemahaman dan kesadaran akan dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan. "Untuk dapat melakukan hal tersebut, kita sebagai orangtua harus dapat selalu menjalin komunikasi yang terbuka dua arah dengan anak-anak," jelasnya. Karena komunikasi yang baik serta penuh kasih sayang akan membuat anak-anak dapat tumbuh kembang dengan baik.
Webinar yang bertajuk "Orang Tua Masa Kini: Mendidik Anak di Era Digital" diikuti jajaran PKK desa/kelurahan, Sekeha Teruna Teruni dan Karang Taruna desa/kelurahan se-Kota Denpasar. Literasi digital yang menyasar kaum wanita dan remaja ini digelar Relawan Teknologi Informasi Provinsi Bali yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar serta Kementerian Kominfo RI dan Siberkreasi.
10 November 2025
26 Oktober 2025
25 September 2025